Suasana hati berubah seketika
Jiwa-jiwa yang tenang terusik olehnya
Otak-otak pemikir terhenti kegiatannya
Ombak memecah cinta berkeping-keping
Kini kau dan dia datang kembali
Merebut tempat di singasanan hati ini
Aku tak tau siapa yang akan memenangkannya
Dirimu atau dirinya sebagai penguasa hati
Aku tak dapat memilih antara kalian
Karena bukan saatnya mulut yang berbicara
Tetapi kini, saatnya hati yang berguma
Siapa yang akan dibiarkan menjerat hati?
Yang kudapat kini ternyata hati ini terkunci
Terpasang gembok yang tak kuketahui kuncinya
Kemana kunci itu? aku ingin membebaskan jawabannya
Hati ini masih meronta dengan 2 cinta di dalamnya!!!
28 August 2008
23 August 2008
Dia Dan Kamu Adalah Satu!
Duhai anak manusia, Sadarkah dirimu kini!
Hati ini kini bersemayam sebuah nama
Sesosok yang dulu tak pernah ada dihati
Manusia yang tak pernah aku kenal
Hati yang dulu berjumpa pun tak pernah
Kini sosok manusia yang memiliki hati itu
Selalu ada di otakku, bersama kenangan dengannya
Terfikirkan oleh hati, bahawa dialah yang aku pilih
Terekam oleh jiwa, rasa ingin menyayangi dirinya
Menyejukkan kalbu setiap aku mengingatnya
Menemani setiap langkah memulai lembaran baru
Menolongku keluar dari terkaman kisah lalu
Apakah kau penasaran siapa dia?
Kau mengenal nama itu, kau tau siapa dia
Tak perlu bingung, tak perlu bertanya
Pasti akan ku jawab tanpa kau tanya
"Karena dia adalah Kamu"
"Kuharap Kau Selalu Ada"
Hati ini kini bersemayam sebuah nama
Sesosok yang dulu tak pernah ada dihati
Manusia yang tak pernah aku kenal
Hati yang dulu berjumpa pun tak pernah
Kini sosok manusia yang memiliki hati itu
Selalu ada di otakku, bersama kenangan dengannya
Terfikirkan oleh hati, bahawa dialah yang aku pilih
Terekam oleh jiwa, rasa ingin menyayangi dirinya
Menyejukkan kalbu setiap aku mengingatnya
Menemani setiap langkah memulai lembaran baru
Menolongku keluar dari terkaman kisah lalu
Apakah kau penasaran siapa dia?
Kau mengenal nama itu, kau tau siapa dia
Tak perlu bingung, tak perlu bertanya
Pasti akan ku jawab tanpa kau tanya
"Karena dia adalah Kamu"
"Kuharap Kau Selalu Ada"
20 August 2008
puisi lama
Sebuah perasaan yang terpatri di hati
Menanti waktu menyembur keluar
Akankah dia mau menunggu
Hingga keberanian itu datang
Atau mungkinkah akan datang keberanian itu
Aku yang terlalu takut hal itu menghampiri
Terlalu pengecut diri ini
Semua hal yang aku tak suka
Tak berani aku hadapi
Selalu aku tinggalkan begitu saja
Kini aku tak suka patah hati
Menanti waktu menyembur keluar
Akankah dia mau menunggu
Hingga keberanian itu datang
Atau mungkinkah akan datang keberanian itu
Aku yang terlalu takut hal itu menghampiri
Terlalu pengecut diri ini
Semua hal yang aku tak suka
Tak berani aku hadapi
Selalu aku tinggalkan begitu saja
Kini aku tak suka patah hati
19 August 2008
Pelatihan Dasar Kepemimpinan

PDK???
Hari ini tehnical meeting PDK. Anak2 kelas X dan XI yang ada di struktur kelas wajib ikut PDK. Beberapa temen gw berhasil gw hasud, tapi tak berpengaruh sama Nanda dan Furqan anak kelas Xe. Wadoh udah susah2 ngebujuk malah mereka kukuh mau ngikutin PDK yang gak penting itu.
Saat pertama kali mendengar kata PDK, yang ada di hatiku hanya ada 2 kata "OMONG KOSONG". Banyak timbul pertanyaan didalam hati ini.
"Apakah seorang pemimpin harus di bentak2?"
"Mengapa seorang pemimpin mesti seperti orang bodoh, ngikutin semua omongan senior?"
"Mungkinkah dengan kekerasa akan membuat manusia bisa menjadi pemimpin yang baik?"
Saat itu juga akan gw jawab dengan singkat dan padat.
"PDK? GAK PENTING BANGET SEH!"
Pemimpin yang terbiasa di bentak2 oleh senior akan tumbuh menjadi seorang pemimpin yang tak perduli akan kondisi yang laen. Dari bentakan2 itu akan lahir seorang pemimpin yang berhati baja. Telinga dan hatinya sudah terkunci dan tertutup rapat2.
Pemimpin yang terbiasa mengikutin kata senior akan membuat watak yang tak pernah bisa bekerja sendiri. Selalu mengikuti langkah kaki orang laen. Apapun kata orang terserah benar ato salah akan selalu dia ikuti karena tak memiliki pedoman sendiri.
Pemimpin yang terlahir dengan kekerasan akan berakhir seperti Hitler dan Musolini. Mereka Pimpinan2 kuat, tak seorang pun sanggup melanggar perintah mereka. Tapi taukah kalian kini saat mereka sudah tiada saat kejayaan mereka telah habis. Ribuan orang di dunia ini mengutuk mereka, mencaci maki mereka, menyumpahi mereka.
Pernahkah terfikir bahwa akan terlahir pemimpin negeri ini dengan watak seperti mereka jikalau PDK masih terus seperti ini. Kawan ubahlah kebiasaan yang tidak baik itu. Jangan kalian lestarikan watak keras dalam hati kalian. AKAN HANCUR BANGSA INI JIKA ADA PEMIMPIN BERWATAK KERAS!!!!
17 August 2008
Rasa Cinta Tanah Air???

Tadi prosesi upacara yang panas banget. Namun itulah karunia Tuhan yang tak dapat di tolak datangnya kenikmatan. Merasa seperti ada yang merhatiin aku gelisah banget saat upacara berlangsung. Namun akhirnya aku mencoba untuk tenang, bisa juga aku tenang saat upcara mendekati puncak pengibaran bendera.
Saat pengibaran bendera terbersit di benakku hanya sebuah kata "BERJUANG". Terbayang bagaimana dahulu pahlawan negeri ini merelakan seluruh harta dan jiwanya untuk KEMERDEKAAN. Namun kini perjuangan itu hanya tinggal kenangan. Tiada lagi pemuda2 negeri yang perduli pada mereka yang telah gugur di medan perang. Mereka hanya di ingat saat seremonial semata. Setelah itu terlupakan kembali ditelan kejamnya dunia.
Aku tak mengerti apa arti kemerdekaan sesungguhnya bagi bangsa INDONESIA ini. Merdeka atau tidak INDONESIA masih saja menderita, ada yang menderita karena Bangsanya sendiri ada juga karena ancaman dari luar. Namun penderitaan paling besar datangnya dari Bangsanya sendiri.
Terkadang aku menangis di ruangan training mendengar lagu INDONESIA RAYA. Namun pernah juga aku hampir menangis ketika mengetahui kisah lagu INDONESIA RAYA di negeri BELANDA. Banyak orang Indonesia yang kini menetap di Belanda dan tak dapat pulang ke negeri ini. Mereka menangis ketika mendengar lagu INDONESIA RAYA diputarkan di tempat training.
Begitu banyak remaja2 kini yang tidak lagi mengetahui apalagi merasakan "semangat nasional". Mereka berbuat semau mereka, gak perduli apa yang terjadi akibat ulah mereka. Ketika lagu INDONESIA RAYA dinyanyikan mereka asik bicara, ketika Sang Saka di kibarkan mereka asik bersenda gurau. KEMANA RASA CINTA TANAH AIR ITU KINI???
Ya ALLAH Ya RABB, Hanya kepadaMu aku memohon. Izinkan kami berjuang atas namaMu demi negeri ini Ya ALLAH. Kini Engkau sedang menguji kami Ya ALLAH, begitu banyak bencana yang melanda, keterpurukan dimana2. Hanya Engakulah yang mampu membantu kami untuk bangkit kembali. BANTU KAMI YA ALLAH...
Subscribe to:
Posts (Atom)