Showing posts with label Lagu Favorite. Show all posts
Showing posts with label Lagu Favorite. Show all posts

22 January 2009

look into my eyes - outlandish


Look into my eyes
lihat mataku

Tell me what you see
katakan yang kau lihat

You don’t see a damn thing
kau tak melihat suatu yang mengerikan

’cause you can’t relate to me
karna kau tak bisa mengaitkannya padaku

You’re blinded by our differences
kau dibutakan oleh perbadaan kita

My life makes no sense to you
hidupku tak berarti bagimu

I’m the persecuted one
akulah yang teraniaya

You’re the red, white and blue
engkau yang merah, putih dan biru

Each day you wake in tranquility
tiap hari kau bangun dalam ketenangan

No fears to cross your eyes
tak ada ketakutan melintas di matamu

Each day I wake in gratitude
tiap hari aku bagun dalam keadaan bersyukur

Thanking God He let me rise
Terimakasih Tuhan, Dia membangunkanku

You worry about your education
tak cemas akan sekolahmu

And the bills you have to pay
dan tagihan yang harus kau bayar

I worry about my vulnerable life
aku cemas akan keselematan jiwaku

And if I’ll survive another day
dan apakah aku akan hidup esok?

Your biggest fear is getting a ticket
ketakutan terbesarmu adalah kehabisan tiket

As you cruise your Cadillac
ketika kau melaju dengan Cadillac

My fear is that the tank that has just left
ketakutakanku adalah ketika tank yang melintas

Will turn around and come back
akan berbelok dan kembali lagi

Yet, do you know the truth of where your money goes?
tetapi, engkau tidak tahu kemana uangmu pergi?

Do you let the media deceive your mind?
kua biarkan media mengelabui pikiranmu

Is this a truth nobody, nobody, nobody knows?
inikah kebenaran? untuk siapa? Siapa? tak seorangpun tahu?

Has our world gone all blind?
Apakah dunia kami sudah menjadi buta semua?

Yet, do you know the truth of where your money goes?
tetapi, engkau tidak tahu kemana uangmu pergi?

Do you let the media deceive your mind?
kau biarkan media mengelabui pikiranmu

Is this a truth nobody, nobody, nobody knows?
tetapi, engkau tidak tahu kemana uangmu pergi?

Someone tell me …
Adakah yang bisa menceritakan padaku?

Ooohh, let’s not cry tonight
oooo… ayo jangan menangis malam ini

I promise you one day it’s through
aku berjanji suatu hari itu akan berakhir

Ohh my brothers, Ohh my sisters
ooo sudaraku, oh suadariku

Ooohh, shine a light for every soul that ain’t with us no more
ohh, nyalakan cahaya bagi setiap jiwa yang tidak bersama kami lagi

Ohh my brothers, Ohh my sisters
ooo sudaraku, oh suadariku

See I’ve known terror for quite some time
lihat aku sudah cukup keyang dengan teror setiap waktu

57 years so cruel
57 tahun yang kejam

Terror breathes the air I breathe
kekejian menghisap udara yang aku hirup

It’s the checkpoint on my way to school
itu mengintai ku di jalan menuju sekolah

Terror is the robbery of my land
teror adalah perampok tanah airku

And the torture of my mother
dan penyiksaaan dari ibuku

The imprisonment of my innocent father
menjebloskan ayahku yang tak bersalah

The bullet in my baby brother
peluru bersarang di adik bayi kami

The bulldozers and the tanks
buloser dan tank-tank

The gases and the guns
gas-gas dan sejata

The bombs that fall outside my door
bom yang jatuh di depan pintu

All due to your funds
semua itu bisa karena uangmu

You blame me for defending myself
kau salahkan aku, kau suruh aku bertahan sendirian

Against the ways of my enemies
melawan serbuan musuh-musuhku

I’m terrorized in my own land (what)
aku diteror di tanah airku

And I’m the terrorist?
apakah aku juga teroris?

Yet, do you know the truth of where your money goes?
tetapi, engkau tidak tahu kemana uangmu pergi?

Do you let the media deceive your mind?
kua biarkan media mengelabui pikiranmu

Is this a truth nobody, nobody, nobody knows?
inikah kebenaran? untuk siapa? Siapa? tak seorangpun tahu?

Has our world gone all blind?
Apakah dunia kami sudah menjadi buta semua?

Yet, do you know the truth of where your money goes?
tetapi, engkau tidak tahu kemana uangmu pergi?

Do you let the media deceive your mind?
kua biarkan media mengelabui pikiranmu

Is this a truth nobody, nobody, nobody knows?
tetapi, engkau tidak tahu kemana uangmu pergi?

Someone tell me …
Adakah yang bisa menceritakan padaku?

Ooohh, let’s not cry tonight, I promise you one day it’s through
oooh… jangan menangis malam ini, aku berjanji suatu hari akan berakhir

Ohh my brothers, Ohh my sisters,
ooh saudaraku, oh saudariku

Ooohh, shine a light for every soul that ain’t with us no more
ooh… nyalakan cahaya bagi tiap jiwa yang tidak bersama kami lagi

Ohh my brothers, Ohh my sisters,
oooh.. saudaraku, oh saudariku

American , do you realize that the taxes that you pay
Orang-orang amerika, sadarkah kau, pajak yang kau bayarkan?

Feed the forces that traumatize my every living day
memberikan bantuan yang membuat trauma kehidupan setiap hari

So if I won’t be here tomorrow
jadi, kalo aku tidak ada disini esok hari

It’s written in my fate
itu telah tertulis sebagai takdirku

May the future bring a brighter day
mudah-mudahan esok akan lebih cerah

The end of our wait
dan itu adalah akhir dari penantian kami

Try Not To Cry - Sami Yusuf - Outlandish


You, you’re not aware
kalian, kalian tak merasakan

That we’re aware
apa yang kami peduli

Of your despair
dengan keputusaasaan kalian

Don’t show your tears
jangan tunjukkan air matamu

To your oppressor
pada penindasmu

Don’t show your tears
jangan tunjukkan air matamu

CHORUS:

Try not to cry little one
cobalah tahan tangismu nak

You’re not alone
kau tidak sendiri

I’ll stand by you
ku kan berada di sampingmu

Try not to cry little one
cobalah tahan tangismu nak

My heart is your stone
hati kan jadi batu-batu buatmu

I’ll throw with you
ku akan melempar bersamamu

Rap (Isam):

‘Ayn Jalut where David slew Goliath
’Ain Jalut tempat Daud a.s menyembelih Thalut

This very same place that we be at
inilah tempat yang sama dimana kita

Passing through the sands of times
melewati gundukan pasir waktu

This land’s been the victim of countless crimes
tanah ini tlah menjadi korban dari banyaknya kejahatan

From Crusaders and Mongols
dari kaum salib sampai mongol

to the present aggression
hingga agresi saat ini

Then the Franks, now even a crueller oppression
dari tentara raja Frank, dan sekarang penjajah yang lebih kejam

If these walls could speak,
jika dinding-dinding itu bisa bicara

imagine what would they say
bayangkan apa yang kan mereka katakan

For me in this path that I walk on
padaku, di jalan yang aku lalui

there’s only one way
hanya ada satu jalan

Bullets may kill, bones may break
peluru-peluru bisa membunuh, dan tulang bisa remuk

Still I throw stones like David before me and I say
ku akan tetap melempar batu-batu seperti Daud di depanku dan ku berkata

Rap (Waqas):

I throw stones at my eyes
kulempar mataku dengan batu-batu

’cause for way too long they’ve been dry
krana jalan terlalu panjang dan membuatnya kering

Plus they see what they shouldn’t from oppressed babies to thighs
dan mataku melihat apa yang seharusnya (tidak dilihat) dari bayi-bayi yang tertindas hingga sengsara

I throw stones at my tongue
kulempar lidahku dengan batu-batu

’cause it should really keep its peace
karna tak benar-benar menjaga kedamaian

I throw stones at my feet
kulempar kakiku dengan batu-batu

’cause they stray and lead to defeat
karna membuatku tersesat dan membuatku kalah

A couple of big ones at my heart
dan kulempar sepasang batu pada hatiku

’cause the thing is freezing cold
karna telah membuatnya beku dan dingin

But my nafs is still alive
tapi jiwaku masih hidup

and kicking unstoppable and on a roll
dan tak henti menendang dan berguling

I throw bricks at the devil so I’ll be sure to hit him
ku lempar iblis dengan bebatuan hingga aku yakin kukalahkan dia

But first at the man in the mirror
tapi yang pertama adalah orang yang di kaca

so I can chase out the venom
hingga aku bisa keluarkan racunnya

Rap(Isam):

Hmm, a little boy shot in the head
hmm, anak lelaki kecil tertembak kepalanya

Just another kid sent out to get some bread
salah satu anak yang pergi untuk mencari sepotong roti

Not the first murder nor the last
itu bukan pembunuhan yang pertama dan juga bukan yang terakhir

Again and again a repetition of the past
lagi, dan sekali lagi hanya pengulangan masa lalu

Since the very first day same story
sejak hari pertama, hanya cerita yang sama

Young ones, old ones, some glory
yang muda, yang tua, kebanggan yang sama

How can it be, has the whole world turned blind?
mengapa hal ini terjadi, apakah seluruh dunia tlah buta

Or is it just ’cause it’s only affecting my kind?!
atau ini hanyalah menyentuhku perhatianku saja

If these walls could speak,
jika tembok-tembok ini bisa bicara

imagine what would they say
bayangkan yang mereka katakan

For me in this path that I walk on
padaku di jalan yang aku lalui

there’s only one way
hanya ada satu jalan

Bullets may kill, bones may break
pluru-pluru bisa membunuh, tulang belulang bisa patah

Still I throw stones like David before me and I say
tapi ku masih melempar bebatuan seperti Daud di depan dan ku katakan

Attuna As Salam – Give us Peace by Palestine Children


We come to greet you
kami datang untuk menyapa kalian

for the coming of your Eid
atas datangnya hari raya (Idul Fitri) kalian

Asking why we don’t have Eid
(dan) bertanya mengapa kami tak bisa merayakan Idul Fitri

or ornaments like you
atau memiliki hiasan-hiasan seperti kalian

O people of the world,
Oh, penghuni dunia,

my land is burning
tanahku sedang membara

The land of freedom is stolen
tanah yang merdeka telah dirampas

Our sky is dreaming
langit kami bermimpi

and our days are asking
dan hari-hari kami bertanya

Where is the beautiful sun?
kemanakah matahari yang indah?

Where is the flap of doves?
kemanakah kepak-kepak sayap merpati?

O people of the world my land is burning
Oh penduduk dunia,

my land is burning
tanahku sedang membara

The land of freedom is stolen
tanah merdeka telah dirampas

My land is small, small like me
tanahku kecil, kecil sepertiku

Give us peace and give us our childhood
berilah kami kedamaian

and give us our childhood
dan berikanlah masa kanak-kanak kami

Give us …… , give us …… Give us peace
berikanlah…., berikanlah

Give us peace
berilah kami kedamaian

I am a child with something to say,
aku seorang anak kecil akan mengatakan sesuatu

Please listen to me
tolong dengarkanlah

I am a child who wants to play,
aku seorang anak kecil yang ingin bermain

Why don’t you let me.
mengapa tak kau ijinkan aku?

My doors are waiting,
pintu-pintuku menunggu

My friends are praying,
teman-temanku berdoa

Small hearts are begging,
hati-hati kecil ini memohon

Give us a chance,
berilah kesempatan

Give us a chance,
berilah kesempatan

Attuna Al-Salam
berilah kedamaian

Give us Peace
berilah kedamaian

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) -by Michael Heart


A blinding flash of white light

kilatan cahaya putih yang membutakan

Lit up the sky over Gaza tonight
nyalakan seluruh langit Gaza malam ini

People running for cover
orang-orang berlarian mencari perlindungan

Not knowing whether they’re dead or alive
tak tahu apakah mereka akan hidup atau mati

They came with their tanks and their planes
mereka datang dengan tank-tank dan pesawat mereka

With ravaging fiery flames
dengan api menyala yang menghancurkan

And nothing remains
dan tak ada yang tersisa

Just a voice rising up in the smoky haze
hanya suara yang mencuat dari kepulan asap-asap

We will not go down
kami takkan menyerahkan

In the night, without a fight
di malam hari tanpa perlawanan

You can burn up our mosques and our homes and our schools
kalian bisa menghancurkan masjid-masjid dan rumah-rumah dan sekolah-sekolah kami

But our spirit will never die
tapi jiwa kami takkan pernah mati

We will not go down
kami tak kan menyerah

In Gaza tonight
di Gaza malam ini

Women and children alike
wanita dan anak anak sama saja

Murdered and massacred night after night
pembunuhan dan pembantaian tiap malam

While the so-called leaders of countries afar
sementara mereka yang katanya pemimpin dari negara-negara di seberang sana

Debated on who’s wrong or right
sibuk berdebat siapa yang benar dan salah

But their powerless words were in vain
tapi kata-kata tak berdaya mereka lenyap

And the bombs fell down like acid rain
dan bom-bom jatuh seperti hujan asam

But through the tears and the blood and the pain
tapi diantara air mata, darah dan kenyerian

You can still hear that voice through the smoky haze
kalian masih mendengar suara disela-sela pekatnya asap

We will not go down
kami takkan menyerah

In the night, without a fight
di malam hari tanpa perlawanan

You can burn up our mosques and our homes and our schools
kalian bisa bumi hanguskan masjid, rumah, dan sekolah-sekolah kami

But our spirit will never die
tapi jiwa kami tak kan pernah mati

We will not go down
kami tak kan menyerah

In Gaza tonight di Gaza malam ini

Solidaritas untuk Gaza

03 May 2008

ESQ CERDAS EMOSI




ESQ cerdas emosi

ESQ cerdas nurani

Menyapaku kini

Desah nafasku, detakan di jantungku

Air mataku, laju merah darahku berpadu

Langit menjulang nan kokoh tanpa tiang

Berhias bintang tertata dan melayang membentang

KARYA TUHAN

01 May 2008

Pemuda

Lirik Lagu Ini Untuk Pemuda-Pemuda Penerus Bangsa!

Pemuda

pemuda ke mana langkahmu menuju

apa yang membuat engkau ragu

tujuan sejati menunggumu sudah

tetaplah pada pendirian s’mula


di mana artinya berjuang

tanpa sesuatu pengorbanan


di mana arti rasa satu itu


bersatulah semua seperti dahulu

lihatlah ke muka


keinginan luhur

kan terjangkau semua


pemuda mengapa wajahmu tersirat


dengan pena yang bertinta belang

cerminan tindakan akan perpecahan

bersikanlah nodamu semua


masa depan yang akan tiba


menuntut bukanya nuansa

yang s’lalu menabirimu pemuda